Kadang aku mikir, ternyata yang bikin kangen dari seseorang itu bukan selalu momen romantis atau kata-kata manis. Kadang cuma ingin mendengar dia cerita. Misalnya, hari ini dia melihat apa, pergi ke mana, pekerjaannya bagaimana, atau ada kejadian receh apa yang dialaminya. Sesederhana itu.
Aku pernah menerima cerita tentang jeruk gelga yang banyak bergelantungan di Tanjung Sakti. Lucu ya, mungkin bagi orang lain itu bukan cerita yang istimewa. Tapi sampai sekarang aku masih ingat. Kenapa? Karena aku tahu dia ingat aku menyukai jeruk gelga. Dia melihat sesuatu, lalu teringat untuk membagikannya kepadaku. Dan rasanya menyenangkan sekali ketika kita tahu bahwa seseorang mengingat hal kecil tentang kita. Tapi ada ceritanya juga.
Sebelum pesan itu datang, ada sekitar sepuluh hari chat-ku tidak dibalas. Jadi ketika pesan itu muncul, rasanya campur aduk. Senang karena masih diingat, sedih karena sebenarnya aku kangen sekali. Ternyata dua perasaan itu bisa hadir bersamaan, ya?
Aku jadi berfikir, mungkin selama ini aku bukan cuma ingin dikabari. Aku ingin dilibatkan dalam keseharian seseorang. Bukan untuk tahu semua aktivitasnya. Bukan juga supaya harus selalu membalas pesanku. Aku hanya ingin sesekali dia punya keinginan untuk bercerita kepadaku. Tanpa harus selalu aku yang bertanya duluan.
Kadang aku ingin menerima pesan seperti, "Dek, hari ini abang begini..." Lalu aku bisa mendengarkan. Bertanya sedikit. Menanggapi. Mungkin tertawa bersama. Ah, ternyata aku sesederhana itu kalau sedang kangen. Hahaha. Tapi aku juga sedang belajar memahami bahwa setiap orang punya pekerjaan, tanggung jawab, dan dunianya masing-masing. Aku tidak ingin memaksa seseorang menyediakan waktu ketika memang belum bisa. Aku hanya tidak ingin terus-menerus menjadi satu-satunya orang yang berusaha menjaga percakapan tetap hidup. Karena aku percaya, hubungan itu rasanya lebih hangat kalau dua orang sama-sama ingin saling mengenal.
Dan sekarang aku sedang belajar membiarkan seseorang punya ruangnya sendiri, tanpa harus mengusir rasa rinduku sendiri. Kalau dia punya cerita, aku ingin mendengarkan. Kalau aku punya cerita, aku ingin bisa membagikannya. Tidak harus selalu tentang hal besar. Kadang cukup tentang jeruk yang bergelantungan di suatu tempat. Entah kenapa, hal-hal kecil seperti itu bisa membuat seseorang terasa dekat meskipun sedang jauh.
Mungkin salah satu bentuk kedekatan yang paling sederhana adalah ketika seseorang melihat sesuatu di dunianya, lalu ingin kamu menjadi salah satu orang yang mengetahuinya. Ada yang pernah merasa begini juga?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar