Ketakutan itu bukan tentang hari ini. Itu adalah gema dari masa lalu, suara anak kecil yang tertinggal di dusun, menunggu tanpa kepastian apakah orang yang disayangi akan kembali. Aku mengira cinta harus dijaga dengan kecemasan agar ia tidak pergi.
Namun, kebenaran mengubah cara pandangku. Jarak bukanlah bukti penolakan, dan keheningan tidak selalu berarti hilang. Ketika aku berhenti menuntut kepastian luar dan mulai memeluk bagian diriku yang takut, aku menyadari sesuatu yang mendasar: rasa aman tidak diciptakan oleh cepatnya balasan pesan, melainkan oleh keberanian kita untuk jujur pada diri sendiri dan pasangan.
Pelajaran hidupnya sederhana bahwa kedekatan sejati dimulai saat kita berhenti menebak-nebak dan mulai belajar berkata, "Aku di sini, dan aku sedang belajar merasa aman bersama diriku sendiri."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar