Pukul dua pagi aku terbangun. Aku tidak tahu kenapa. Yang jelas, perasaanku sedang lembut sekali. Beberapa minggu terakhir aku sedang mengalami banyak hal. Bukan hal besar yang dramatis. Justru hal-hal kecil yang mengubah cara aku melihat diriku sendiri.
Aku mulai belajar bertanya langsung daripada berasumsi. Aku mulai belajar bahwa tidak semua pikiran di kepalaku adalah kenyataan. Aku mulai belajar bahwa aku boleh menjadi manusia. Mungkin karena itu, malam itu aku memberanikan diri mengirim pesan yang sederhana.
"Bang, aku kebangun rasanya mau dipeluk Abang."
Setelah mengirimnya, aku tidur lagi. Besok siangnya aku membuka WhatsApp..Jujur saja, ada sedikit rasa penasaran. Bukan karena mengharapkan jawaban tertentu. Tapi ya... tetap penasaran.
Aku membuka chat. Dan yang muncul adalah: REKAPITULASI TORA DESA MUARA MEDAK_BAYUNG LENCIR.zip Ukuran file: 3 MB.
Tidak ada sapaan. Tidak ada kalimat. Tidak ada penjelasan. Hanya file ZIP. Aku tertawa sampai hampir tidak percaya. Aku mengirim pesan tentang peluk. Dia mengirim data TORA. Kalau ada yang bertanya seperti apa bekerja di isu multipihak dan pembangunan daerah, mungkin inilah jawabannya. Kadang yang datang bukan peluk. Kadang yang datang adalah rekapitulasi TORA.
Yang lucu, aku tidak marah. Aku tidak sedih. Aku tidak merasa diabaikan..Aku malah ketawa. Karena untuk pertama kalinya aku melihat sesuatu yang dulu mungkin tidak bisa kulihat. Bahwa orang menunjukkan perhatian dengan caranya masing-masing.
Ada yang perhatian dengan kata-kata. Ada yang perhatian dengan waktu. Ada yang perhatian dengan pertanyaan. Dan ada yang perhatian dengan mengirim file yang menurutnya penting. Mungkin itu sebabnya aku akhirnya membalas:
"Makasih yaa. Aku merasa diingat walau lagi di lapangan."
Dan setelah mengirim kalimat itu, aku sadar. Sebenarnya cerita ini bukan tentang peluk..Bukan tentang TORA. Bukan bahkan tentang dia. Cerita ini tentang diriku yang mulai berhenti mengisi jeda dengan asumsi.
Tentang diriku yang mulai bisa tertawa pada hal-hal yang tidak berjalan sesuai skenario. Tentang diriku yang mulai menyadari bahwa hubungan antarmanusia sering kali jauh lebih lucu, lebih aneh, dan lebih manusiawi daripada yang kita bayangkan..Karena kadang kita mengirim pesan tentang kerinduan. Dan kehidupan membalasnya dengan file ZIP 3 MB. Aneh. Tapi hangat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar